Regionalisme Emosional: Mendesain Integrasi Kawasan yang Lebih Adil lewat Disiplin Psikologi Sosial

Sinopsis

Salah satu wacana besar dalam ilmu Hubungan Internasional kontemporer adalah pembentukan dunia pasca-Westphalia—yaitu dunia di mana kedaulatan tertinggi tidak lagi berada di tangan negara-bangsa. Buku ini membahas salah satu kemungkinan dari dunia pasca-Westphalia, yaitu regionalisme. Namun, berbeda dengan regionalisme kontemporer yang masih didominasi kekuasaan negara-bangsa, buku ini mengajak pembaca untuk mendesain regionalisme baru yang dilandasi oleh kerekatan emosional di tingkat akar rumput. Dalam regionalisme baru ini, manusia dapat hidup bersama secara harmonis bukan karena imajinasi akan suatu kesamaan identitas (nasionalisme) melainkan hanya karena tinggal berdekatan (proksimitas). Dengan menggali wawasan dari disiplin Psikologi Sosial, buku ini merumuskan pendekatan untuk menciptakan interaksi sosial yang akan mengarah pada integrasi kawasan yang lebih adil.